Perjalan hidup setiap insan akan selalu terekam oleh pita waku, semenjak manusia pertama lahir maka waktu hadir untuk mengiringi perjalanan dan kisah hidupnya. Keberadaan waktu merupakan sesuatu yang mutlak bagi berlangsungnya kehidupan. Allah swt menciptakan waktu sebagai modal investasi untuk kebakan dan kebahagiaan umat manusia. keberadaan waktu bagi setiap makhluk ibarat api di ujung sumbu batangan lilin yang siap membakar habis batangan lilin tersebut. Umur atau usia manusia sedikit demi sedikit akan terkikis oleh waktu, sehingga jatah waktu yang diberikan kepadanya akan habis (tiba di ujung kematian).
Begitu banyak manusia yang tidak menyadari fenomena semua ini, seolah mereka menyangka waktu yang terus berputar akan tetap mengiringi kehidupannya, sehingga dalam menjalani kehidupanya mereka terlampau bebas dan tidak menghiraukan norma-norma dan aturan-aturan yang berlaku. Padahal waktu merupakan barang mahal, investasi berharga yang akan menentukan keberadaanya di kemudian hari, orang yang menanam benih jagung maka di kemudian hari dia akan memanen jagung tersebut, demikianlah miniatur dari deskripsi keberadaan waktu, mereka yang hari ini mengerjakan sesuatu yang biasa-biasa maka di kemudian hari dia pun akan menjadi manusia yang biasa-biasa, mereka yang hari ini mengerjakan sesuatu yang luar biasa dan bermanfaat maka di kemudian hari dia pun akan menjadi manusia yang lauar biasa dan akan menjadi manusia yang bermanfaat. oleh karena itu Allah swt memberikan petunjuk kepada hamba-hamba-Nya melalui firman-Nya yang diwahyukan kepada utusan-Nya :
1. demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al-Ashr 1-3)
Dengan firman ini kita diingatkan oleh Allah swt betapa pentingnya sebuah waktu, dalam ayat tersebut sangatlah jelas bahwa manusia itu akan terpecah menjadi dua golongan dengan keberadaan waktu, golongan yang akan mendapatkan anugrah bagi yang memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan golongan yang akan mendapatkan kerugian bagi yang menyia-nyiakan waktu.
Dengan sedikit renungan tersebut marilah kita bentuk jati diri kita dengan selalu menghargai keberadaan waktu, "hargamu hanya sebanding dengan penghargaanmu terhadap waktu" demikianlah kata-kata bijak Bapak Mario Teguh.
Laluilah hari-hari kita dengan mengerjakan sesuatu yang terbaik, terbaik untuk diri kita sendiri, terbaik untuk semua orang, terbaik untuk alam, dan tentunya amalan terbaik bagi sang Khalik yang mesti kita persembahkan.
wallahu'alam........
Download Cara Cerdas Menggunakan Waktu

Rajin lagi ya nulisnya biar bahasa jurnalisnya semakin mahir...hehehe...semangat teruslah buat forum curhat!!!!
BalasHapus